![]()
PEMBUATAN AQUARIUM ACRYLIC
![]()
|
|
|
|
|
|
|
|
|
![]()
Website ini sedikit banyak menjelaskan beberapa tahapan dan cara pembuatan aquarium dari bahan acrylic.
Proses yang ditampilkan dalam web ini hanya garis besar dari pembuatan aquarium acrylic sehingga ada gambaran tentang perbedaannnya dengan pembuatan aquarium kaca.
Detailnya sendiri cukup banyak dan rumit dan memerlukan ketelitian dan kesabaran yang tentunya akan membutuhkan waktu yang tidak sedikit.
|
Pekerjaan dimulai dengan pemotongan acrylic sesuai dengan ukuran.
Potongan harus rapi dan presisi agar proses penyambungan bisa sempurna.
Bila acrylic dipanaskan/oven harus diperhitungkan penyusutan setelah proses pemanasan. |
|
|
|
Selanjutnya acrylic dipanaskan dalam oven untuk membentuk separuh lingkaran.
Silinder utama terdiri dari dua buah setengah silinder atau dengan dua sambungan.
|
|
Sambungan acrylic dibuat setepat mungkin tanpa celah agar hasil penyambungan sempurna. Celah antara acrylic diisi dengan lem acrylic lalu dibiarkan beberapa saat agar kedua acrylic melebur.
Setelah keduanya mulai melebur, acrylic disatukan dan di press.
Selain itu sambungan tidak boleh bergerak sampai sambungan menjadi kering.
Setelah kering sambungan ini dipanaskan beberapa kali agar sambungan menjadi benar2 kering.
Proses selanjutnya adalah merapikan sambungan menggunakan ampelas kasar sampai halus sekali kemudian compound untuk membuat sehalus mungkin.
Diakhiri dengan polisher agar acrylic menjadi jernih kembali. Semua sambungan acrylic diperlakukan seperti proses di atas
|
|
|
|
Persiapan cawan dan alas cawan tidak jauh berbeda dengan proses sebelumnya hanya dalam ukuran lebih kecil.
Pemotongan acrylic yang membutuhkan ketelitian lebih banyak menggunakan trimmer dari pada gergaji baik jigsaw, circular saw dll. |
|
Melubangi silinder utama juga menggunakan trimmer agar hasilnya lebih baik.
Untuk melubangi acrylic tebal dilakukan dengan bertahap sedikit demi sedikit agar power tools tidak panas.. |
|
|
|
Setelah lubang-lubang selesai dan dirapikan selanjutnya adalah memasang cawan. Pemasangan cawan harus menempel dengan baik.
Bila masih ada celah pada bagian yang akan disambung maka beberapa bagian digerinda untuk mendapatkan celah seminim mungkin. |
|
Cawan yang sudah dilem lalu dipress dan dijaga agar tidak bergeser.
Penyambungan cawan dilakukan satu per satu untuk menghindari lepasnya sambungan sebelum kering. |
|
|
|
Setelah dilakukan penyambungan alas dilakukan penyambungan rockwork yang sebenarnya sebuah tabung acrylic untuk akses outlet dan inlet sirkulasi air.
Tabung acrylic ditutupi rockwork untuk menyamarkan pipa-pipa sirkulasi.
Rockwork terbuat dari resin yang di bentuk seperti batu karang. |
|
Seperti umumnya pembuatan aquarium, sebelum tahap akhir maka dilakukan running test utnuk memeriksa kebocoran dan sistim filtrasi.
Pengisian air dilakukan bertahap dengan diselingi pemeriksaan bila ada perubahan bentuk karena tekanan air..
|
|
|
|
Sistim filtrasi dan peralatan pendukung harus disesuaikan dengan kebutuhan agar memudahkan perawatan. |
|
Pemasangan aquarium sesuai dengan tahapannya. dimulai dari stand, sump, filtrasi, lighting, aquarium dan terakhir cover/canopy. |
|
|
|
Setting filtrasi dilakukan beberapa kali hingga stabil. |
|
Pengisian air pertama menjadikan air keruh yang disebabkan kotoran pada media pasir. |
|
|
|
Setelah beberapa jam dan filtrasi sudah berfungsi dengan baik, airnya menjadi jernih dan beberapa hari kemudian mulai di isi dengan biota. |
|
|